Kelompok Nelayan. Selain fokus persoalan mangrove pertemuan juga membahas soal pentingnya membangun kemandirian kelompok nelayan. Keinginan kelompok-kelompok nelayan untuk bersatu dalam satu wadah organisasi, merupakan bagian penting dari proses konsolidasi nelayan di Pantai Timur Sumatera Utara. Wadah dimaksudkan tidak hanya untuk kepentingan ekonomi tetapi juga menjadi alat perjuangan untuk penghapusan alat tangkap merusak jenis Trawl ( Pukat Harimau) yang merupakan musuh bersama nelayan tradisional. Untuk kepentingan ekonomi, pembentukan lembaga keuangan nelayan, sebagai media menuju kemandirian ekonomi juga menjadi agenda penting pertemuan . Untuk mengkonkritkan agenda tersebut pertemuan menetapkan Rencana Tindak Lanjut untuk membahas secara khusus tiga hal yakni : Issu Penanganan Alat Tangkap Merusak, Kemandirian Ekonomi Nelayan Tradisional dan Hutan Bakau. Rencana Pertemuan ini akan dilakukan di Paluh Kurau sebagai tuan rumah.